Berita Bisnis Ekonomi dan Sosial Terbaru
Berita Menarik, Hangat, Teraktual

Tips Memilih Genset 10 Kva Untuk Kebutuhan Rumah Tangga

Tips memilih genset 10 KVA dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga, terutama apabila listrik dari PLN mati. Apalagi saat ini penggunaan genset tidak hanya untuk pabrik, bangunan-bangunan besar dan acara tertentu saja, tapi juga dipakai dalam skala rumah tangga. Tapi, memilih genset untuk kebutuhan rumah tangga bukan hal yang mudah, apalagi bila Anda tidak paham mengenai spesifikasi produk terkait.

genset

Ilustrasi genset

Tips Memilih Genset 10 Kva

Sebelum membeli genset, alangkah baiknya Anda memperhatikan tips memilih genset 10 KVA berikut:

  1.             Menghitung kebutuhan daya yang dibutuhkan ketika mati lampu. Apabila ketika mati lampu Anda ingin menggunakan semua peralatan, seperti kulkas, TV, AC dan sebagainya, maka tinggal disesuaikan dengan daya listrik dari PLN yang digunakan. Akan tetapi, sangat disarankan untuk memakai peralatan seperlunya saja untuk meminimalisir terjadinya tegangan naik-turun dan kelebihan beban (overload) ketika semua peralatan tersebut dinyalakan bersama.
  2.             Gunakan bahan bakar yang mudah didapat. Bensin serta solar adalah dua bahan bakar genset yang bisa ditemukan di manapun saat ini.
  3.             Menentukan tipe genset yang akan dibeli. Genset memiliki dua tipe, yaitu silent type dan open type. Silent type yang berbahan bakar solar memiliki suara lebih pelan dan dilengkapi dengan pendingin air. Genset jenis ini dapat dipilih untuk Anda yang tinggal di lingkungan padat penduduk agar tidak mengganggu masyarakat sekitar.

Sedangkan open type yang menggunakan bahan bakar bensin umumnya lebih bising, sehingga kerap dipakai di tempat keramaian seperti bazar dan pasar malam. Genset yang berpendingin udara ini biasanya berkapasitas di bawah 10 KVA.

  1.             Memperhatikan spesifikasi genset 10 KVA yang dibeli. Biasanya kapasitas rated power/prime output dalam satuan KVA. Jadi, jangan terkecoh dengan standby output yang nilainya 10-15% di atas rated power/prime output. Pertimbangkan bila daya KVA pada genset tersebut memiliki kemampuan output maksimal KW sebesar 80%.
  2.             Pertimbangkan tipe electric starter yang menggunakan accu atau manual (recoil). Apabila anggaran Anda mencukupi pertimbangkan genset 10 KVA dengan tipe tersebut karena apabila lampu padam bisa dijalankan siapapun.

Jika Anda memiliki daya berlebih, gunakan ATS-AMF agar kinerja genset lebih baik. Mintalah pada PLN untuk melakukan instalasi yang menghubungkan genset dengan listrik. Perlu diperhatikan, jangan meletakkan genset di dalam ruangan karena gas buang yang dihasilkan dapat membahayakan. Dan sebelum membelinya, pastikan Anda mengetahui tips memilih genset 10 KVA.

Leave a Reply